Posted by: Fajar Harguna | 7 December 2008

Usaha Dakwah (Bag. 2)

 

Pada bagian kedua ini kita saling bermuzakarah mengenai mengapa Usaha Dakwah atau Usaha Atas Hidayah justru menjadi induk atau azaz dari usaha bidang – bidang lainnya seperti yang telah disebutkan dalam bagian pertama tulisan ini? Karena :

·        EKONOMI : melalui Usaha Dakwah maka berbondong-bondong orang mulai mengetahui pentingnya bermuamalah secara islam, takut akan riba dan hidup secara sederhana mengikuti Sunnah. Bila mayoritas umat Islam telah mendapat Hidayah sehingga paham agama, paham ekonomi Islam, maka bisa dibayangkan Bank-Bank sekuler dan riba akan gulung tikar satu persatu akibat ditinggalkan sebagian besar nasabahnya yang semua sudah menjadi orang-orang yang takwa. Atau harga-harga barang akan menjadi murah, tidak ada penimbunan barang, dsb. Menghidupkan sistem ekonomi syariah, bank-bank islam itu penting tetapi jauh lebih penting bagaimana hidayah turun pada masyarakat agar bermuamalah secara islam sehingga perekonomian menjadi barokah.   

Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.” Quran 7 : 96

 

·        POLITIK : melalui Usaha Dakwah maka berbondong-bondong orang mulai mengetahui apa itu amanah kepemimpinan, bagaimana beratnya tanggung jawab di Akhirat, bagaimana pentingnya menjadi rakyat yang Soleh agar Allah lahirkan pemimpin yang Adil, sebagaimana janji-Nya. Mengapa negeri kita tercinta ini banyak dipimpin oleh pejabat-pejabat yang bermaksiat, berakhlak bejat dan korup? Ya, jawabannya adalah karena itu adalah cermin masyarakat yang dipimpinnya. Politik Cara Nabi bukanlah Nabi atau Sahabat sibuk membuat strategi bagaimana menggantikan sistem pemerintahan Arab Jahiliyah atau Parsi dan Romawi, melainkan ”sibuk” bagaimana orang-orang Arab, Parsi dan Romawi dan seluruh dunia mendapat hidayah sehingga dapat menjalankan kehidupan pemerintahan yang adil dan Islami selamat dunia akhirat. Atau bukannya para Sahabat sibuk mencalonkan diri menjadi amir, wakil umat atau khalifah, justru sebaliknya para Sahabat takut dan menangis ketika ditunjuk menjadi pemimpin karena beratnya tanggung jawab di Akhirat, karena Rasulullah pun sempat menepuk bahu seorang sahabat yang menawarkan dirinya untuk menjadi amir (pimpinan). Tetapi Para Sahabat sibuk risau dan berpikir bagaimana hidayah dapat tersebar keseluruh alam. Menghidupkan sistem pemerintah islam itu penting tetapi jauh lebih penting bagaimana hidayah turun pada masyarakat agar dapat menjadi rakyat dan pemimpin yang beriman dan beramal soleh.

”Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan mengerjakan amal-amal yang saleh bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa dimuka bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridhai-Nya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan menukar (keadaan) mereka, sesudah mereka dalam ketakutan menjadi aman sentausa. Mereka tetap menyembahku-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apapun dengan Aku. Dan barangsiapa yang (tetap) kafir sesudah (janji) itu, maka mereka itulah orang-orang yang fasik.” Quran 24 : 55

·        HANKAM : melalui Usaha Dakwah maka berbondong-bondong orang mulai mengetahui pentingnya berkorban dan berjuang untuk Agama Islam. Orang yang sangat mudah menyambut panggilan azan ”Hayya’alassolah” akan ringan menyambut panggilan ”Hayya’alajihad”. Orang yang terbiasa tinggalkan anak istri dan keluarga selama berhari-hari berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan untuk maksud penyebaran agama, maka akan siap lahir bathin bila sewaktu-waktu khalifah memanggil untuk berjihad. Orang yang ambil bagian dalam Usaha Atas Hidayah akan yakin sepenuhnya pada qudratullah dan nusrotullah, sehingga kemenangan dan kejayaan umat islam hanya Allah swt letakkan dalam amal agama, bukan pada Tank-Tank, bukan pada Nuklir, bukan pada Senjata Biologi, dsb. Sebagaimana keyakinan umat islam kepada Allah swt ketika perang Badar yang hanya bersenjatakan pedang ala kadarnya dan pelepah-pelepah kurma; 313 Para Sahabat melawan 1000 kaum musyrikin dan Para Sahabat dimenangkan oleh Allah s.w.t. Mengapa saat ini kita diperangi dan mengalami kekalahan-kekalahan di seluruh belahan bumi? Ya karena mayoritas umat islam telah jauh dari pertolongan Allah s.w.t. Mengapa Allah s.w.t tidak menolong kita? Ya karena kita tidak/ belum menolong Agama Allah sebagaimana mestinya. Bukankah kita telah berusaha menolong Agama Allah? Belum, kita belum menolong ”Agama Islam”, tetapi kita baru menolong ”Umat Islam”.  Berbeda antara menolong Agama dengan menolong Umat. Masing-masing memeiliki keutamaannya. Maka usaha atas ketentaraan untuk membela umat islam yang tertindas itu penting, namun usaha atas hidayah bagaimana agama ini tersebar ke seluruh alam sehingga umat islam memperoleh pertolongan Allah s.w.t. itu jauh lebih penting.  

”Hai orang-orang mukmin, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu.” Quran 47 : 7

 

·        SOSIAL : melalui Usaha Dakwah maka berbondong-bondong orang mulai paham pentingnya menjauhi maksiat dan melaksanakan amalan-amalan secara istiqomah sehingga ”alam” tidak ”marah” kepada manusia. Sesungguhnya untuk menyembuhkan penyakit, yang diobati bukanlah penyakitnya saja melainkan penyebab datangnya penyakit tersebut. Bila ada seseorang yang terluka akibat perbuatannya yang meminta tolong, maka kita wajib datang untuk menolongnya dengan mengobati lukanya, namun ketika kita tinggalkan, maka mereka akan kembali terluka akibat perbuatannya. Lalu manakah yang terutama diobati? Ya, tentunya perbuatan yang membuat dirinya terluka tersebut, bukan hanya lukanya saja. Maka peduli sosial kepada yang tertimpa bala bencana dan musibah adalah penting, akan tetapi peduli bagaimana hidayah turun kedalam diri umat sehingga mampu mencegah bala bencana adalah jauh lebih penting

”Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaay Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar).” Quran 30 : 41

 

·        PENDIDIKAN : melalui Usaha Dakwah maka berbondong-bondong orang mulai semangat untuk belajar (ta’lim) dan mengajar (ta’alum). Hari ini umat jauh dari madrasah, pesantren dan sekolah islam karena belum memahami pentingnya ilmu agama sebagai bekal hidup di dunia dan akhirat. Usaha atas membangun sekolah islam adalah penting, akan tetapi usaha bagaimana umat islam bersemangat untuk menuntut ilmu islam jauh lebih penting. Sama dengan usaha membangun masjid itu penting, namun jauh lebih penting bagaimana memakmurkan masjid dan menghidupkannya dengan amalan-amalan masjid nabawi seperti dakwah, taklim, zikir wal ibadah dan khidmat. Maka usaha akan mendirikan sekolah islam adalah penting, namun jauh lebih penting bagaimana orang-orang mendapatkan hidayah sehingga dapat berbondong-bondong menghantarkan putra-putrinya masuk ke sekolah-sekolah islam. Untuk dapat menerima ilmu Allah, maka membutuhkan hidayah Allah swt karena ilmu Allah demikian luasnya. Hidayah adalah diibaratkan bahan bakar, yang mampu memberi motivasi, semangat belajar, sedangkan ilmu adalah kendaraannya. Semakin seseorang berilmu maka semakin beramal soleh dan semakin mengenal dan dekat kepada Allah.

”Katakanlah: Sekiranya lautan menjadi tinta untuk (menulis) kalimat-kalimat Tuhanku, sungguh habislah lautan itu sebelum habis (ditulis) kalimat-kalimat Tuhanku, meskipun Kami datangkan tambahan sebanyak itu (pula).”

 

·        MEDIA : melalui Usaha Dakwah maka berbondong-bondong orang mulai semangat untuk membaca buku islam, majalah islam dan media bernafaskan islam lainnya. Bila umat telah sadar maka media-media, toko-toko buku yang menjual buku-buku sekuler, majalah-majalah porno satu persatu akan tutup karena mayoritas masyarakat tidak mau lagi membeli. Secara otomatis toko-toko buku islami, penerbit-penerbit buku islami dan media islami lainnya akan tumbuh subur, sebagaimana hukum demand and supply. Mencetak buku-buku islami atau membuat media lainnya yang bersifat islami adalah penting tapi jauh lebih penting bagaimana masyarakat menjadi semangat dalam membaca buku-buku islam.

 

·        PEMBERANTASAN MAKSIAT : melalui Usaha Dakwah maka berbondong-bondong orang yang tadinya bermaksiat, berjudi, narkoba, minuman keras, berzina akan kembali kepada Allah s.w.t. Dirangkul, dan diarahkan, bukan dibenci dan dijauhi. Bila kita bubarkan paksa tempat maksiat seperti perjudian maka yang terjadi adalah tempat tersebut akan bersih dari perjudian, namun para penjudi yang lari tunggang langgang dan berpencar tersebut akan membuka tempat-tempat perjudian yang baru yang jumlahnya menjadi lebih banyak dari sebelumnya. Maka usaha menghancurkan tempat kemaksiatan itu penting, namun usaha dakwah kepada personal untuk mengajaknya kembali kepada Allah s.w.t. itu jauh lebih penting. Yang terjadi adalah bahwa kegelapan hanya akan hilang bilang dihadirkan cahaya yang terang benderang, kegelapan tidak akan hilang bila kita hanya menghapus kegelapan tersebut. Maka usaha memberantas maksiat, perjudian, perzinaan, korupsi, premanisme adalah penting namun usaha untuk merangkul mereka agar kembali ke jalan Allah adalah jauh lebih penting.  

 

Dan masih banyak lagi kemajuan-kemajuan yang telah diperoleh dalam berbagai bidang melalui Usaha Dakwah. Sehingga apabila Usaha Dakwah ini dijalankan, maka seluruh usaha-usaha kebaikan akan berjalan dengan baik. Untuk itu, apa yang harus kita tunggu lagi? Segala usaha, perjuangan dan doa kita akan sulit atau bahkan sia-sia bila tidak melakukan Usaha Dakwah.

Rasulullah SAW bersabda yang mafhumnya: ”Apabila umatku sudah mengagung-agungkan kehidupan dunia, maka akan diangkat/dicabut keagungan ajaran Islam. Dan apabila umatku sudah meninggalkan kegiatan amar ma’ruf nahi munkar (meninggalkan kerja dakwah), maka umatku akan terhalang untuk mendapatkan keberkahan wahyu”.

 

Mari kita bersegera ambil bagian dalam usaha ini. Saya bersedia bagaimana dengan Tuan – Tuan, bersediakah?

Advertisements

Responses

  1. good posting


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: