Posted by: Fajar Harguna | 24 November 2008

Ukuran Kesuksesan Manusia

Seluruh Nabi dan Rasul Allah sejak Nabi Adam a.s. hingga Rasulullah Muhammad s.a.w. telah diutus ke muka bumi adalah dalam rangka membuat umat manusia bahagia dan sukses, baik sukses di dunia maupun akhirat. Dan mereka para Nabi dan Rasul menyeru dan mengingatkan manusia akan hal yang sama, yaitu agar manusia kenal dan kembali kepada Rabb-nya : Yaa ayyuhannaas qulu laailaha illallahu tuflihu….. Wahai sekalian manusia ucapkanlah tidak ada yang berhak disembah kecuali Allah maka engkau akan sukses”.

 

 

success 

 

Ukuran sukses manusia yang dipandang oleh Allah swt adalah bahwa sejauh mana manusia tersebut taat kepada perintah Allah swt dan ikut cara hidup nabi atau rasul-Nya. Sebagai umat baginda Rasulullah Muhammad s.a.w. maka kesuksesan kita sejauh mana kita mentaati Allah swt dan mengikuti sunnah Baginda s.a.w., sehingga mampu mengamalkan agama secara sempurna baik secara akidah, dalam beribadah, bermuamalah, bermuasyarah, dan berakhlak.

 

Kesuksesan bukanlah ketika kita berhasil menjabat sebagai presiden, atau terpilih menjadi wakil rakyat, atau menjadi pejabat atau berhasil menjadi orang yang kaya raya. Kesuksesan yang sebenarnya adalah ketika kita mampu mengucapkan Laa ilaha illallah Muhammadurrasulullah di akhir hayat kita, lalu dapat menjawab pertanyaan malaikat “Marrobbuka…? Siapa Tuhan-mu” di alam kubur, lalu ketika kita mendapatkan naungan di alam Mahsyar, lalu kita menerima catatan dari tangan kanan, lalu kita diseberangkan secepat kilat ketika di jembatan Shirot, hingga berakhir di Surga-Nya Allah swt. Ini adalah puncak kesuksesan yang Allah kehendaki.

 

Bagaimanakah agar kita dapat beramal agama secara sempurna sehingga mampu meraih sukses? Tentunya harus melakukan usaha atas iman dan amal melalui sarana tarbiyah umat yang mengikuti atau “meniru-niru” usaha yang telah dilakukan oleh Rasullullah s.a.w. beserta Para Sahabatnya r.a., dengan pengorbanan biamwalikum waanfusikum (korban harta, perasaan, waktu, jiwa) dan mujahadah (kesungguhan). Usaha ini dilakukan dengan niat perbaikan diri dan bukan untuk memperbaiki orang lain. 

 

Dengan usaha ini, sudah nampak bagaimana manusia berbondong-bondong memeluk Islam. Dengan usaha ini kita saksikan anak-anak kita telah menjadi hafiz/ hafizah dan ‘alim/’alimah. Dengan usaha ini kita saksikan negeri Eropa, Amerika bahkan Israel telah berdiri markaz-markaz atau pusat dakwah & tabligh, yang disertai dengan berdirinya sekolah/ madrasah. Dengan usaha ini mulai hidup Amal Masjid diseluruh dunia : Dakwah Illallah, Ta’lim wa ta’lum, Dzikir Ibadah dan Khidmat. Dengan usaha ini kita dapat saksikan dengan mata kepala sendiri Qudarotullah dan pertolongan Ghoibiyah dari Allah swt. kepada Umat Islam.  

 

Semoga kita menjadi manusia yang sukses…!

Wallahu’alam…

 

Ulama dan mashaikh telah memberikan nasehat :

Sibukkanlah dirimu dengan agama, karena jika tidak, kau pun akan sibuk tapi bukan dalam agama

Gunakanlah waktumu untuk agama, karena jika tidak, waktumu pun akan habis tapi bukan untuk agama

Gunakanlah hartamu untuk agama, karena jika tidak, hartamu pun akan habis tapi bukan oleh agama

Matilah engkau dalam agama, karena jika tidak, engkau pun akan mati tapi bukan dalam agama

 

 

Advertisements

Responses

  1. Dakwah Kerja Inti
    Dakwah tabligh kerja inTI
    Amalan ini usaha haTI
    Karena itu luruskan haTI

    Gunakan bahasa haTI
    Agar mudah menyentuh haTI
    Dan tidak pecah haTI

    Alloh dan Rosul-Nya wajib ditaaTI
    Tertib dakwah harus diikuTI
    Agar pengorbanan membawa arTI

    Kematian suatu yang pasTI
    Niat istiqomah sampai maTI
    Sebagai bekal dunia dan akhirat nanTI

    Ulama menasehaTI
    Kalau ingin iman masuk di haTI
    Empat bulan baru didapaTI

    DAFTAR NAMA CASH, SEDIA INSYA ALLOH…!

  2. Subhanallah…….. Insya Allah pak Abrar, dlm waktu dekat saya keluar…Aamiiin


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: